AGRA SULTENG Perluas Organisasi, Cabang Donggala di Deklarasikan.

178
BERBAGI
sambutan pimpinan AGRA Cabang Donggala

Donggala, (12/6). Sabtu siang sebanyak tiga puluh orang sedang berkumpul di Balai desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Mereka mendeklarasikan AGRA Cabang Kabupaten Donggala, dalam pertemuan tersebut hadir juga perwakilan dari pemerintahan tingkat desa, ada Kepala desa, BPD, dan Kaur-Kaur dari empat desa di kecamatan Labuan.

M. Nur Alim, Ketua AGRA Propinsi Sulawesi Tengah, menjelasakan bahwa deklarasi AGRA Cabang Donggala merupakan bagian program perluasan AGRA Propinsi Sulawesi Tengah, sebab saat ini AGRA Propinsi Sulawesi Tengah baru terbangun di empat Kabupaten, dari dua belas kabupaten dan satu kota yang ada propinsi Sulawesi Tengah, namun dalam waktu dekat mereka telah merencanakan untuk segera mendeklarasikan AGRA Cabang Kabupaten Parigi Moutong, jadi kalau ini terbangun lagi maka AGRA sudah ada di setengah dari propinsi Sulawesi Tengah.

Selain program perluasan organisasi, AGRA propinsi Sulawesi Tengah juga melakukan konsolidasi organisai, salahsatunya adalah mengurus legalisasi orgaisasi berdasarkan undang-undang ormas dan Alhamdulillah legalisasi AGRA Propinsi Sulawesi Tengah sudah keluar nomor pencatatan dari Kesbangpol, Lanjut Alim

Alim mengharapkan, pembangunan AGRA di Kabupaten Donggala, dapat menjadi wadah pemersatu para petani, nelayan dan masyarakat pedesaan di Donggala, organisasi ini juga diharapkan menjadi tempat sekolah bagi mereka, sekaligus menjadi payung dalam memperjuangankan hak, sosial, ekonomi, politik dan Kebudayaan.

Masalah petani di Donggala, secara umum memiliki kesamaan dengan masalah petani di berbagai daerah di Indonesia, Monopoli tanah dan perampasan tanah adalah masalah utama yang dihadapi oleh para petani di Donggala. Saat ini setidaknya ada sebelas perusahaan tambang yang memonopoli tanah di Kabupaten Donggala, dan dua perusahaan perkebunan kelapa sawit yang izinnya sudah keluar.

Selain masalah tanah, para petani di Donggala juga menghadapi masalah buruknya sarana pertanian, irigasi yang masih buruk dan sarana lainya, masalah biaya produksi juga terus membebani petani, umumnya para petani harus meminjam modal kepada tengkulak atau para rentenir yang membuat koperasi dengan bunga sampai 16%. Kelangkaan dan mahalnya pupuk juga selalu menjadi masalah ketika bercocok tanam missal pupuk urea harga resmi yang ditetapkan Rp. 90.000,-namun petani harus membeli sampai Rp. 120.000,-

Situasi ini sangat merugikan para petani di Donggala, karenanya Alim mengharapkan pembangunan AGRA Cabang Donggala ini, bisa menjadi wadah bagi para petani untuk memperjuangkan masalah-masalah yang ada termasuk masalah kekerasan, intimidasi, kriminalisasi terhadap para petani.

Pengalaman tahun 2012 lalu, setidaknya 17 orang ditangkap dengan vonis 6 bulan penjara, 4 orang ditembak dan satu orang meninggal karena menolak kehadiran perusahaan tambang emas di kecamatan Balaesang Tanjung, kalau dilihat dari keseluruhan kasus kekerasan terhadap petani terus mengalami peningktan, dan sangat besar kemungkinan kedepan semakin tinggi sebab pemerintahan Jokowi-JK, terus mengundang investor untuk membuka perkebunan, pertambangan, maupun proyek Infrastruktur. Pungkas Alim.

Dari Jakarta, Rahmat Ajiguna selaku Sekertaris Jenderal Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA), menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan AGRA Sulawesi Tangah yang terus bekerja keras untuk meluaskan organisasi, langkah baik ini diharapkan segera disusul oleh AGRA di propinsi lainnya

Rahmat juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pimpinan AGRA Cabang Donggala yang telah terpilih, kepada Kawan Lekman yang terpilih sebagai Ketua AGRA Cabang Donggala, kepada kawan Arlan selaku Sekertaris, Kawan Halim sebagai Bendahara, Kawan Arifan yang dipilih sebagai kepala dept. Kampanye dan Aliansi, juga Kepada Kawan Feryanto selaku kepala dept. Organisasi.

Ia mengharapkan para pimpinan ini dapat menjalankan organisasi Cabang Dongala sebagai mana fungsi sebagai organisasi tingkat Cabang. AGRA Cabang Donggala harus memimpin pekerjaan langsung di tingkat Kabupaten, pembangunan organisasi tingkat desa adalah yang utama harus segera dilakukan oleh AGRA Cabang Donggala, selain itu peran penting adalah mengkordinasikan aksi dan kampanye tingkat Kabupaten Donggala, ini tugas utama AGRA Cabang Donggala.