Pernyataan Sikap Bersama 108 Organisasi Rakyat Tolak Pengeboran Eksplorasi PLTP Baturaden, Jawa Tengah

434
BERBAGI
Profil Aliansi Selamatkan Slamet

Pernyataan Sikap Bersama 

MENUNTUT DIHENTIKANNYA

PENGEBORAN EKSPLORASI PROYEK PLTP BATURADEN

Foto: PersMahasiswa.org

Salam Demokrasi !

Kami dari gabungan organisasi buruh, Petani, Perempuan, Buruh Migrant, Pemuda, Mahasiswa dan berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat di dalam dan di luar Negeri menyatakan sikap mengecam pengeboran eksplorasi yang dipaksakan oleh PT. Sejahtera Alam Energi (SAE) dan menuntut penghentian Pengeboran proyek Pembangit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Baturaden. Kami menuntut kepada Pemerintah Jokowi-JK untuk menghentikan proyek-proyek yang mengorbankan rakyat demi memfasilitasi kepentingan Investasi asing didalam Negeri, secara khusus Proyek PLTP Baturaden.

PT. Sejahtera Alam Energi (SAE) yang merupakan pemegang Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Baturaden di Gunung Slamet, Jawa Tengah tetap memaksakan kehendaknya untuk melanjutkan meskipun mendapat tentangan sangat luas dari rakyat karena telah berdampak buruk bagi rakyat dan Lingkungan.

PT. SAE adalah gabungan dua perusahan yakni PT. Steag GMBH dari Jerman dengan penguasaan 75% saham dan PT. Trinergie Mandiri Internasional sebesar 25%. Presiden komisaris PT SAE adalah Herman Afif Kusumo, pada tahun 2013 Herman adalah Presidium Masyarakat Pertambangan Indonesia dan tersangkut kasus gratifikasi Menteri ESDM Jero Wacik di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saat ini Herman menjabat sebagai Komisaris utama PT. Trinergi Mandiri Internasional. Herman juga wakil ketua umum Kamar dagang dan Industri (KADIN) bidang Energi dan Pertambangan.

Proyek PLTP Baturaden bagian dari mega proyek dan rencana ambisius pemerintahan Jokowi-JK yang merupakan proyek Imperialisme untuk ekspor kapital dan mengeruk kekayaan alam Indonesia. PLTP Baturaden adalah proyek Strategis Nasional percepatan pembangunan energy 35.000 Megawatt dengan nilai $ 880 Juta. PLTP Baturaden ditargetkan memproduksi listrik sebesar 220 Megawatt, dengan tahapan 110 Megawatt pada tahun 2017, tahap dua 77 Megawatt pada 2019 dan 44 Megawatt pada 2021. Listrik yang dihasilkan direncanakan untuk tambahan pasokan Listrik di Jawa, Bali, Madura dan salah satunya untuk menopang kebutuhan listrik New Yogyakarta Internasional Airport (NYIA), dimana proyeknya kini juga mendapat tentangan keras karena telah merampas tanah rakyat Kulonprogo, Yogyakarta.

Pada Rabu 13 Desember 2017 PT. Sejahtera Alam Energi (SAE) melakukan sosialisasi rencana ekplorasi sebagai syarat untuk Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL) dan akan melakukan pengeboran pada tanggal 15 Desember 2017, dengan target awal di 2 titik dari 22 titik yang diperkirakan memiliki kandungan Gas bumi. Kedua titik awal tersebut adalah Wallpad H dan F dengan luas masing-masing 1,5 Hektar. Pelaksana pengeboran dilakukan oleh Halliburton, perusahaan asal Amerika Serikat dengan menggunakan tenaga subkontrak PT. Apexindo Pratama dengen nilai kotrak Rp 105,48 Milyar.

Proyek PLTP Baturaden dari awal telah ditolak oleh masyarakat yang mengalami dampak buruk dari proyek ini, dampak paling buruk dialami oleh warga kecamatan Cilongok dengan total 117.100 jiwa. Warga tidak lagi mendapkan air bersih untuk kebutuhan konsumsi, mencuci dan kebutuhan lainya, termasuk untuk kebuthan usaha ekonomi pertanian, peternakan ikan, produksi tahu dan usaha-usaha ekonomi lainya. Proyek PLTP Baturaden juga telah merusak lingkungan karena penggundulan hutan lindung yang telah menyebabkan banjir dan tanah longsor serta merusak habitat yang ada didalam hutan.

Pada 9 Oktober 2017, rakyat yang berjuang untuk menolak dan melakukan protes terhadap proyek PLTP Baturaden mendapat tindakan represif, penganiayaan hingga penangkapan. Tercatat saat itu terdapat 24 orang ditangkap dan mengalami kekerasan, 28 orang dianiaya, bahkan 1 orang diantaranya harus dilarikan ke Rumah Sakit akibat penganiayaan yang dilakukan Aparat Kepolisian Banyumas terhadap Massa Aksi Selamatkan Slamet.

Berdasarkan kenyataan tersebut, Kami mengecam eksplorasi pengeboran paksa tersebut dan menuntut untuk menghentikan kegiatan Pengeboran dan Eksplorasi yang dilakukan oleh PT. SAE. Kami juga menuntut Pemerintah Jokowi-JK untuk menghentikan proyek yang mengorbankan rakyat untuk memfasilitasi kepentingan investasi asing di dalam negeri khususnya Proyek PLTP Baturaden.

Jakarta, 15 Desember 2017

 

Hormat Kami,

Organisasi Yang bertandatangan,

Organisasi Lokal

  1. Konfederasi Serikat Nasional (KSN-Jawa Timur)
  2. Lembaga Bantuan Hukum (LBH-Yogyakarta)
  3. Wahana Lingkungan Hidup Indonesia-Jawa Barat (WALHI-JABAR)
  4. Cilongok Bersatu -Banyumas (CIBER)-Jakarta
  5. Persatuan Rakyat Penyelamat Karst Gombong (PERPAG) – Jawa Tengah
  6. Perpus Jalanan Purbalingga – Jawa Tengah
  7. Aliansi Pelajar Banyumas – Jawa Tengah
  8. Seluruh Pencinta Alam Kec. Cilongok – Jawa Tengah
  9. Komunitas Peduli Slamet (KOMPLEET) – Jawa Tengah
  10. Damar Pala, Kotayasa – Jawa Tengah
  11. Punk n Skins Purwokerto – Jawa Tengah
  12. Lembaga Bantuan Hukum & Studi Kebijakan Publik (LBH SIKAP Banyumas) – Jawa Tengah
  13. Aliansi Mahasiswa Banyumas – Jawa Tengah
  14. IAIN Selamatkan Slamet (ISSLAM) – Jawa Tengah
  15. Komunitas Pendaki Gunung Indonesia Raya (KPGIR) – Jawa Tengah
  16. Aliansi Rakyat Jaga Lawu
  17. Komunitas Berita Penginyongan (KBP)
  18. Komunitas Peduli Kedungbanteng (KPK) – Jawa Tengah
  19. Gerakan Kekeluargaan Rakyat (GKR) Esturindu, Desa Kebanggan – Jawa Tengah
  20. Dipazari FC Kotayasa – Jawa Tengah
  21. Kawan Peduli Slamet – Jawa Tengah
  22. Purwokerto Movement – Jawa Tengah
  23. Cilongok Bersatu (CIBER) – Jawa Tengah
  24. Cilongok Bersatu -Banyumas (CIBER)-Jakarta

 National

25. Aliansi Gerakan Reforma Agraria (AGRA)

  1. Front Perjuangan Rakyat (FPR)
  2. Front Mahasiswa Nasional (FMN)
  3. Gabungan Serikat Buruh Indonesia (GSBI)
  4. Serikat Perempuan Indonesia (SERUNI)
  5. Pemuda Baru (PEMBARU) Indonesia
  6. Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi (LMND)
  7. Keluarga Besar Buruh Migran Indonesia (KABAR BUMI)
  8. Institute for National and Democracy Studies (INDIES)
  9. International League of Peoples Struggle (ILPS) Indonesia
  10. Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI)
  11. Front Nahdiyyin Untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam (FNKSDA)
  12. Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI)
  13. Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI)
  14. Indonesia For Global Justice (IGJ)
  15. Lembaga study dan Advokasi Masyarakat (ELSAM)
  16. Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI)
  17. Lembaga Informasi Perburuhan Sedane (LIPS)
  18. Aliansi Pekerja Seni Kontra Penindasan (AMPSKP)

International

44. International League of Peoples’ Struggle Commission 6 – Global

45. People over Profit (PoP) – Global

  1. People Coalition on Food Sovereignty (PCFS) – Global
  2. International Migrants Alliance (IMA) – Global
  3. Asia Pacific Mission for Migrants (APMM) – Regional
  4. Asian Peasant Coalition (APC) – Regional
  5. International Youth for Food Sovereignty (YFS)
  6. Pesticide Action Networks Asia Pacific (PANAP)-Regional
  7. Coalition of Agriculture Workers International (CAWI) – Regional
  8. Asian Wide Campaign (AWC) – Regional, based in Japan
  9. Sustainable Development Foundation (SDF)
  10. Public Advocacy Initiatives for Rights & Values in India (PAIRVI) – India
  11. Coalition of Cambodia Farmer Community (CCFC) – Cambodia
  12. National Fisheries Solidarity (NAFSO) – Sri Lanka
  13. Kalikasan People’s Network for the Environment (Kalikasan PNE)-Philippines
  14. Kilusang Magbubukid ng Philipinas (Peasant Movement of the Philippines-KMP)-Philippine
  15. Persatuan Buruh Migran Indonesia (ATKI) Hong Kong
  16. Persatuan Buruh Migran Indonesia Tolak Overcharging (PILAR)-Hong Kong
  17. Asosiasi Buruh Migran Indonesia Progresif (ABP) Hong Kong
  18. Gabungan Migran Muslim Indonesia (GAMMI) Hong Kong
  19. Pakistan Kissan Mazdoor Tehreek (PKMT)-Pakistan
  20. Roots for Equity-Pakistan.
  21. Bangladesh Krishok Federation (BKF)-Bangladesh
  22. Bangladesh Kishani Sabha (BKS) -Bangladesh
  23. Bangladesh Adivasi Samity–Bangladesh
  24. Bangladesh Floating Labor Union (BFLU) -Bangladesh
  25. Bangladesh Floating Women Labor Union (BFWLU) -Bangladesh
  26. Ganochhaya Sanskritic Kendra (A Cultural Organization)
  27. Revolutionary Youth Association – Bangladesh
  28. Bangladesh Rural Intellectuals’ Front – Bangladesh
  29. Indian Federation of Toiling Peasants IFTOP – India
  30. IMSE – India
  31. AP Vyavasaya Vruthidarula Union (APVVU) – India
  32. TElengana Vyavasaya Vruthidarula Union (TEVVU) – India
  33. Rastria Vyavasaya Vruthidarula Sangam (RVVS) – India
  34. Suresh Kanna – India
  35. Movement for Land and Agricultural Reform (MONLAR) – Sri Lanka
  36. Lanka Farmers Forum – Sri Lanka
  37. Peoples Alliance for Right to Land – Sri Lanka
  38. People’s Movement for Plantation Community’s Land Rights – Sri Lanka
  39. Unyon ng mga Manggagawa sa Agrikultura (UMA) – Philippine
  40. National Federation of Sugar Workers (NFSW) – Philippine
  41. IBON International – Philippine
  42. Ecumenical Institute for Labor Education and Research (EILER) – Philippine
  43. All Nepal Peasant Federation Association (ANpFA)- Nepal
  44. MIJARC – India
  45. JAGO Trust – India
  46. National Women’s Federation of Peasant (VIKALPANI) – Sri Lanka
  47. Cambodian Youth Network (CYN) – Cambodia
  48. Magsasaka at Siyentipiko para sa Pag-unlad ng Agrikultura (MASIPAG)-Philippine,- a national network of peoples’ organizations, scientists and NGOs promoting farmers’ rights to seeds, technology and land.
  49. Sustainable Development Foundation (SDF)
  50. Bangladesh Youth Farmers Association (BYFA) – Bangladesh
  51. All Bangladesh Farmers Association (ABFA) – Bangladesh
  52. Bangladesh Sramajibi Nari (BSN) – Bangladesh
  53. Labor Resource Center (LRC) – Bangladesh
  54. E Consumer – South Korea
  55. National Peasant’s Women Movement (AMIHAN) – Philippine
  56. International League of Peoples’ Struggle (ILPS) Hong Kong and Macau Chapter
  57. Shikha Shastha Unnayan Karzakram (SHISUK) – Bangladesh
  58. KHOJ-Society for People’s Education – Pakistan
  59. Revolutionaire Eenheid (RE – Revolutionary Unity) – Netherland
  60. UNREST – Netherland
  61. Nederlands-Filippijnse Solidariteitsbeweging (NFS – Dutch-Filipino Solidarity Movement) – Netherland
  62. Filipino Refugees in the Netherlands
  63. International League of Peoples’ Struggle – Netherlands Chapter

 

Referensi/Contact Person:

Cendikiawan Nurkholis (Ketua of AGRA Cabang Banyumas, JATENG) +62858-6968-4402

Mohammad Ali (Sekjend AGRA) +62821-2013-5553

Rahmat (Ketua Umum AGRA) + 62821-1134-1420