Warga Dusun Kandangan Desa Banyu Melakukan Gotong Royong Perbaiki Jalan Utama Desa.

313
BERBAGI
gotong royong perbaiki jalan. AGRA. Wonosobo

Wonosobo, 23 November 2016. ratusan warga dan anggota kelompok tani dusun Kandangan yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Reforma Agraria ranting Banyumudal melakukan gotong royong betonisasi jalan utama penghubung dusun Ringkuk desa Rimpak, dusun Kandangan dan dusun Jenggil desa Banyumudal kecamatan Sapuran kabupaten Wonosobo Jawa tengah.

gotong royong ini adalah kali kedua yang dilakukan warga dengan biaya secara swadaya. sampai saat ini baru sekitar 500 meter yang sudah berhasi di beton dari total panjang sekitar 3 KM jalan yang rusak parah.

Menurut pak Martoyo (48) salah satu pimpinan AGRA ranting Banyumudal, betonisasi ini di lakukan tanpa ada bantuan dari pemerintah sedikitpun. Ia juga menjelaskan sudah ber kali-kali warga memita kepada pemerintah kabupaten dan juga kepada DPRD untuk memperbaiki jalan ini namun hanya di janjikan saja tidak ada prakteknya sampai sekarang.

Jalan tersebut merupakan akses utama warga menuju pasar dan penghubung dengan dua dusun tetangga lainnya. dan merupakan jalan yang sangat fital bagi penghidupan masyarakat Kandangan dan sekitarnya. Seperti untuk mengangkut hasil pertanian dan lain-lain.

Sementara Tafhim, pimpinan AGRA Wonosobo yang juga berasal dari desa Banyumudal menjelaskan bahwa betonisasi secara swadaya yang dilakukan warga ini merupakan bentuk protes warga kepada pemerintah yang tidak serius menyikapi kebutuhan para petani dan masyarakat di pedesaan.

Berkali-kali mereka mendatangi pemerintah kabupaten maupun DPRD, namun tidak ada respon, hal ini justru semakin memupuk kesadaran diwarga bahwa orientasi pembangunan yang dilakukan pemerintah yang ribuan triliun itu memang bukan untuk kepentingan rakyat, melainkan untuk kepentingan kemudahan jalur distribusi serta perluasan pasar dan investasi kapital monopoli internasional yang terancam membusuk.

Untuk membangun jalan sepanjang 500 meter tersebut warga melakukan iuran secara sukarela, mengingat secara ekonomi mayoritas warga adalah petani miskin. Tafhim juga menyampaikan untuk sampai ke dusun Kandangan ada sekitar 2 Km lebih lagi jalan yang masih rusak dan jika ada pihak-pihak yang ingin membantu warga di dua desa tersebut tentu warga akan sangat membantu warga.